Kalkulator Kehamilan
Kalkulator Haid: Prediksi Siklus Menstruasi
Kalkulator haid memakai pola rata-rata untuk membuat kalender tiga siklus ke depan dan membantu merencanakan aktivitas.
Perkirakan jadwal haid
Gunakan rata-rata beberapa siklus agar proyeksi lebih representatif.
Lihat tiga siklus ke depan
Masukkan pola rata-rata untuk memperkirakan awal dan akhir haid.
Metode perhitungan
Pola sebelumnya menjadi kalender perkiraan.
- 01
Tentukan hari pertama
Siklus dihitung dari hari pertama perdarahan sampai hari pertama haid berikutnya.
- 02
Gunakan rata-rata siklus
Panjang siklus rata-rata ditambahkan secara berulang untuk membuat tiga perkiraan berikutnya.
- 03
Tambahkan lama haid
Durasi perdarahan rata-rata dipakai untuk memperkirakan tanggal akhir setiap periode.
Batas penggunaan
Yang perlu kamu perhatikan
- Prediksi kalender tidak menjamin haid akan datang tepat pada tanggal tersebut.
- Siklus dapat berubah karena stres, penyakit, perubahan berat, kontrasepsi, menyusui, dan faktor lainnya.
- Bicarakan dengan tenaga kesehatan bila perdarahan lebih dari 7 hari, sangat berat, atau pola berubah drastis.
Sumber rujukan
Dasar yang kami gunakan
Pertanyaan umum
Tentang siklus haid
Bagaimana cara menghitung panjang siklus?
Hitung dari hari pertama haid hingga hari sebelum haid berikutnya. Lebih baik gunakan rata-rata beberapa bulan.
Apakah siklus harus selalu 28 hari?
Tidak. Dua puluh delapan hari adalah rata-rata, sementara panjang siklus dapat berbeda antarorang dan antarsiklus.
Apakah ini sama dengan prediksi masa subur?
Tidak. Halaman ini berfokus pada jadwal haid. Gunakan kalkulator masa subur untuk estimasi ovulasi dengan memahami keterbatasannya.
Transparansi konten
Dibuat untuk membantu, bukan menggantikan ahli.
Halaman ini disusun oleh tim editorial Berkeluarga.com. Rumus, asumsi, batas penggunaan, dan sumber ditampilkan agar hasil dapat diperiksa kembali. Input kalkulator diproses di perangkatmu dan tidak kami simpan.
Baca standar editorial kami →